Ichthyes memberi kita iman.
Hydrochoos memberi kita pilihan.
Satu menjanjikan surga.
Lainnya merayakan permainan.
Cerita ini ditulis di ambang pergeseran zaman:
dari era ♓ Ichthyes—
yang menjanjikan keselamatan—
menuju era ♒ Hydrochoos—
yang membongkar semuanya sambil tertawa.
Ini tidak hanya cerita tentang dua orang.
Ini tidak pernah menjadi cerita tentang kehidupan kantor.
Ini bukan cerita tentang teknologi sci-fi.
Atau masa depan.
Ini adalah mitologi manusia
yang tersesat di reruntuhan para dewa yang mereka ciptakan sendiri.
Kalau kacamata hitammu sudah siap.
Tinggal satu pertanyaan:
berani menatap sampai akhir?